Home » » (Calon HT) Betapa bobroknya POLRI, KONTRAS DAN HAM dinegeri ini (ADA BUKTI)

(Calon HT) Betapa bobroknya POLRI, KONTRAS DAN HAM dinegeri ini (ADA BUKTI)

Lagi-lagi Aturan yang bertentangan dengan Undang Undang, Kongkalikong Polri dengan Kontras dan Komnas HAM.
Jangan heran Jika ada kejahatan yang dilakukan oleh Kepolisian maka dengan sendirinya akan Hilang atau langsung diberi Police Line News

Saat ini seluruh Polda sedang melakukan pengujian konsekuensi terhadap informasi yg dikecualikan untuk dipublikasikan.

Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Badan publik yang dengan sengaja tak memberikan informasi yang harus diberikan atas dasar permintaan sesuai undang-undang bisa dikenai gugatan pidana. gugatan pidana bisa dilayangkan masyarakat pada badan publik jika informasi yang tak tersedia tersebut mengakibatkan kerugian bagi orang lain.

badan publik adalah lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan badan lain yang tugasnya terkait penyelenggaraan negara yang dananya bersumber dari APBN/APBD. Termasuk pula didalamnya lembaga-lembaga seperti misalnya LSM sepanjang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN/APBD atau sumbangan masyarakat termasuk badan publik. Dalam sebuah negara demokrasi keterbukaan informasi memegang peranan penting. Keterbukaan informasi merupakan pelindung demokrasi, pelindung kesejahteraan masyarakat, serta penjaminan adanya transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan negara.

bahwa tak semua informasi dapat dipublikasikan. Beberapa informasi tersebut adalah yang berkaitan dengan kepentingan penegakan hukum, pertahanan keamanan, hak atas kekayaan intelektual.
Jika dalam menentukan informasi mana yang dapat dikecualikan badan publik mengalami kebingungan, maka dapat berkonsultasi ke komisi informasi untuk melakukan uji konsekuensi. Uji konsekuensi diperlukan untuk menggolongkan sebuah informasi termasuk dikecualikan atau tidak dan untuk mengetahui dampak sebuah informasi yang dikecualikan tersebut kepada masyarakat







0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.