Home » » Lecehkan Perempuan, Petinggi Media Nasional Akan Dipecat

Lecehkan Perempuan, Petinggi Media Nasional Akan Dipecat

JAKARTA - Seorang petinggi media nasional dilaporkan ke polisi lantaran melakukan pelecehan seksual selama sembilan bulan terhadap lima orang stafnya.

Manajer Internasional media tersebut, Beni Butar Butar menuturkan, salah satu korban yang dilecehkan merupakan orang yang berpengaruh di media tersebut.

"Terus terang saya empati dengan korban apalagi, salah satu dari mereka itu cucu pendiri media tersebut," kata Beni kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/1/2014).

Menurutnya, dengan adanya kasus, pelaku terancam kehilangan pekerjaannya. "Itu pelanggaran berat, kalau menurut buku atau perjanjian di sini, bisa dikenakan sanksi mulai dikembalikan ke tempat asal, diturunkan jabatan sampai dicopot (dipecat)," ungkapnya.

Beni menambahkan korban saat ini dalam kondisi trauma berat. "Korban trauma, mereka kan juga berjuang di serikat kerja di sana. Jadi mereka minta berjuang. Menurut mereka, pimpinan kurang memberi waktu kepada mereka untuk mendapatkan penjelasan detail. Mereka merasa tidak dapat cukup waktu dan diintimidasi," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis sebuah media nasional berinisial FCK dilaporkan ke Polda Metro lantaran diduga melakukan pelecehan seksual terhadap lima orang stafnya.

Seorang korban, IR menuturkan, pelaku melakukan pelecehan sejak bulan Maret sampai Desember 2013. Akibat perbuatan pelaku, lanjutnya, seorang temannya mengalami depresi hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Hari ini, kelima korban yakni IR, IS, SN, SY, dan NM melaporkan atasannya itu ke Polda Metro Jaya. Kasus ini sendiri ditangani oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya, pelaku diancam pasal 289 KUHP tentang Pelecehan Seksual.

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.