Home » » Membangun Rumah Impian - Bahan Bangunan Material Rumah

Membangun Rumah Impian - Bahan Bangunan Material Rumah



Rumahku istanaku, ungkapan yang tidak asing lagi di telinga kita. Secara implisit tersirat istana yang megah tempat para raja dan permaisurinya bercengkrama, atau pangeran yang gagah lengkap dengan jubah kebesarannya serta para pelayan yang siap melayani kapan saja. Dan rumah dapat memberikan itu semua. Sebuah rumah dapat menjadikan penghuninya raja dan ratu serta para pangeran beserta putri, hidup bahagia selamanya seperti dalam dongeng-dongeng pengantar makan, cinderela dan sepatu futsal, atau bawang merah dan bawang bombay.

Tapi dalam kenyataanya, bukanlah masalah sebuah rumah dapat menjadi istana bagi para penghuninya, karena setiap penghuni yang ada dalam rumah itu mencintai rumahnya layaknya raja yang mencintai istananya, atau pasukan yang siap bertempur untuk mempertahankan istananya. Kembali ke kehidupan nyata, setiap orang pasti memiliki keinginan untuk memiliki sebuah rumah impian, rumah yang ada dalam imajinasinya kemudian dituangkan dalam bentuk perencanaan, lalu dilaksanakan dalam proses pembangunan, dan mencintainya dengan perawatan yang teratur. Dalam rubrik ini kami akan berusaha mewujudkan impian kita semua untuk membangun rumah impian.

Untuk membangun rumah impian, diperlukan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang sesuai standar, pengawasan yang baik, serta perawatan yang teratur. Akan tetapi sebelum melangkah jauh kesana, ada beberapa hal fundamental yang harus diketahui, yaitu aspek material, teknis pekerjaan, dan biaya. Tiga hal ini yang mempengaruhi bagusnya rumah. Bagusnya rumah berarti rumah yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penghuninya.

Untuk membangun rumah idaman juga diperlukan material yang bermutu, karena material yang dibawah standar akan sangat rawan terjadi kerusakan akibat pengaruh suhu/cuaca, lebih jauh lagi bisa mengalami keruntuhan apabila terjadi gempa, ataupun bencana alam lainnya. Adapun material untuk mebangun suatu rumah pada umumnya terdiri dari semen, agregat, besi / baja, kayu, pondasi, lantai, dinding, atap, pelapis. Selain aspek material, pengetahuan tentang teknis pekerjaan juga diperlukan dalam melakukan pengawasan yang baik terhadap para pekerja. Pada aspek teknis akan memberikan gambaran mengenai tata cara mebangun rumah minimalis yang dijelaskan secara rinci pada setiap pekerjaannya.

Setelah mengetahui aspek material dan aspek teknis, saatnya menghitung pembiayaan dalam membangun rumah. Biaya jelas memegang peranan vital dalam pembangunan suatu rumah. Tanpa adanya biaya maka tak akan ada rumah, seperti dikutip dalam salah satu lagunya Bob Marley �No Woman No Cry� yang bergeser menjadi �No Money, No Home�, agak bersinggungan jika dihubungkan dengan aspek biaya pada rencana membangun rumah impian. Berita baiknya, dewasa ini telah banyak fasilitas pembiayaan yang semakin memudahkan orang untuk memiliki rumah, baik melalui cicilan, angsuran, atau kredit, kita sebutkan tiga kata yang berbeda namun memiliki makna yang sama (red: hutang). Khusus untuk ini jelas menyesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing individu dalam mewujudkan rumah impiannya. Dan untuk merealisasikan itu semua perlu direncanakan terlebih dahulu berapa besar biayanya, setelah dilakukan analisa dan perhitungan bahan, upah, dan volume pekerjaan, atau istilah kerennya adalah membuat RAB (Rencana Anggaran Biaya).

Ketiga aspek ini akan dijelaskan pada bahasan berikutnya mulai dari material, aspek teknis, hingga biaya dalam rubrik �Bagusnya rumah�, sampai jumpa lagi dalam misi mewujudkan rumah impian!

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.