Home » » Meski Bahaya, Pemotor Nekat Masuk JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang

Meski Bahaya, Pemotor Nekat Masuk JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang



Jakarta - Kecelakaan di Jalan Layang Non-Tol Kampung Melayu-Tanah Abang yang menyebabkan 1 korban tewas tak membuat pengendara motor jera. Dengan alasan macet, dan banyak angkot ngetem di bawah jalan layang para pemotor nekat masuk JLNT.

Heldianto, 34 tahun, mengernyitkan dahi saat mendengar berita ada korban perempuan hamil meninggal akibat jatuh dari Jalan Layang Non-Tol Casablanca, Senin (27/1) lalu. Ia kembali mengingat kejadian sebulan lalu.

Saat itu, pria yang berprofesi sebagai kurir ini mendapat order untuk mengantar barang ke daerah Roxy, Jakarta Pusat. Karena rumahnya di Manggarai, dia pun memilih alternatif Jalan Casablanca agar lebih cepat.

Melihat kondisi jalan Casablanca agak macet, ia pun penasaran ingin mencoba langsung lewat JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang. Apalagi saat bersamaan ada puluhan sepeda motor juga masuk jalan yang baru genap satu bulan diresmikan itu.

Dia mengaku dari Kota Casablanca menuju Tanah Abang tidak begitu melihat rambu larangan sepeda motor untuk melewati JLNT. Namun, di luar dugaaan di ujung JLNT tampak puluhan polisi dengan rompi hijau yang sibuk mencegat pengendara sepeda motor

�Itu busyet banyak polisinya. Saya sendiri panik. Untung aja lolos, enggak kena tilang saking banyak motor yang lewat,� kata Heldianto saat ditemui detikcom, Rabu(29/1) kemarin.

Hal senada dikatakan Ridwan, 29 tahun. Karyawan bank swasta ini mengaku malah masih bandel sering lewat JLNT setiap pulang kerja dari Tanah Abang menuju Casablanca. Alasan lewat JLNT karena lebih cepat dan jalanannya mulus.

Beda kalau lewat bawah yang jalannya banyak berlubang dan mobil angkutan umum sering terlihat ngetem sehingga menimbulkan kemacetan. Memang sering ada razia polisi di bawah JLNT.

Namun, Ridwan hafal betul jadwal razia polisi di ujung JLNT, yakni pukul 10.00 pagi sampai jam 03.00 sore. Polisi juga tak akan melakukan razia saat turun hujan.

Ia sendiri mengaku belum pernah kena razia saat lewat JLNT. �Biarin aja. Buat jembatan lama. Dulu, bikin macet setiap berangkat kerja. Masak sekarang mau nyoba lewat aja susah,� kata Ridwan.

Kepolisian sebenarnya sudah mewanti-wanti agar pemotor tidak masuk ke Jalan Layang Non-Tol atau JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang. Motor tak diperkenankan melintas lantaran angin di atas JLNT cukup kencang sehingga akan sangat membahayakan pengendara.

"Jadi demi keselamatan pengendara kendaraan roda dua, mereka tidak diperbolehkan naik. Harus melewati jalan di bawahnya," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jakarta, Manggas Rudy Siahaan seperti dikutip dari laman Facebook Humas Mabes Polri.

Di JLNT ini, Senin (27/1/2014) malam terjadi kecelakaan antara motor Honda BeAT B 3843 SLA yang dikemudikan Faizal dan ditumpangi istrinya, dengan mobil Honda City B 8542 RS yang dikemudikan oleh Tommy Reymon (25).

Akibat peristiwa yang bermula karena motor yang melawan arus itu, penumpang motor Windawati, terpental tubuhnya ke luar JLNT dan terjatuh tepat di depan ITC Kuningan. Windawati pun tewas seketika.


http://news.detik.com/read/2014/01/3...abang?ntprofil
http://news.detik.com/read/2014/01/3...yu-tanah-abang

UDAH TAHU RAZIA DAN RAMBUNYA DILARANG MASUK MASIH AJA NEKAT....

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.