Home » » Gunung Sinabung Sumatera Utara Meletus ini penyebabnya

Gunung Sinabung Sumatera Utara Meletus ini penyebabnya

Threat ini lebih ke sosial masyarakat gan...

Setiap bencana yang terjadi di suatu daerah pasti ada penyebabnya.

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo- Sumatera Utara merupakan gunung berapi bestatus aktif sejak lama. Tapi siapa sangka akan meletus dan memakan korban jiwa dan banyak harta benda.

Menurut pemantauan kami sebagai masyarakat sekitar di dekat kawasan ini sangat banyak tempat prostitusi dan perdukunan. Masih di dalam kabupaten Karo tempat gunung ini berada terdapat tempat lokalisasi prostitusi yang besar dan terkenal mungkin bisa dibilang seperti kawasan Puncak di Bogor, Saritem di Bandung atau Gang Dolly di Surabaya yang tersohor sampai mancanegara itu. Tempat ini dinamakan Bandar Baru oleh masyarakat setempat sejak dahulu.

Bagi masyarakat Sumatera Utara siapa yang tidak mengenal lokalisasi prostitusi Bandar Baru. Hotel-hotel esek esek bertebaran di sepanjang jalan menuju objek wisata gunung sinabung ini. Jumlahnya sampai ratusan hotel yang menyediakan jasa penginapan seperti hotel umumnya yang bisa dibilang sangat terjangkau. Yang berbeda saat kita masuk ke area hotel akan banyak kita temui wanita-wanita penjajah seks komersial mulai dari ABG, setengah baya sampai yang sudah tante ada disini.

Wanita-wanita ini datang dari berbagai tempat dari seluruh wilayah Sumatera Utara bahkan ada yang dari Provinsi Aceh yang berbatasan langsung dengan provisi Sumatera Utara yang dijuluki negeri serambi Mekah itu. Bahkan pengakuan teman-teman sewaktu saya masih kuliah di universitas ternama Negeri di Sumatera Utara, wanita wanita asal Aceh ini datang ketika Tsunami melanda Aceh Tahun 2006 silam. Mereka banyak terjebak di tempat ini menjadi PSK karena dibawa oleh aparat yang membantu korban bencana pada saat itu dengan diimingi akan diberikan pekerjaan di Medan. Tapi ternyata mereka dibawa dan dipaksa bekerja melayani nafsu pria hidung belang yang berkunjung ke tempat ini.

Saat gunung Sinabung meletus dan ditengah bencana malah banyak warga datang membawa sesajen dan kambing hitam yang dipercaya bisa menjinakkan penunggu gunung sinabung yang lagi marah itu. Perdukunan pun marak terjadi akan kepercayaan sakral ini. Tapi apa yang terjadi walaupun sajen-sajen sudah dipersembahkan di bawah kaki Sinabung Gunung ini bukan berhenti meletus malah semakin parah menyemburkan Awan panas dan Lahar yang memporak porandakan puluhan desa di sekitar wilayah tersebut.

Belum lagi mendengar langsung pengakuan dari penduduk setempat yang mengatakan memang sebelum kejadian bencana gunung melatus ini, masyarakat disana sangat makmur makmur dengan ladang jeruk dan sayur mayur yang tumbuh subur sepanjang waktu mendatangkan kekayaan materi yang berlebih sehingga timbul rasa angkuh diri. Bahkan tak jarang masyarakat setempat mampu menyekolahkan anak anak mereka di kota kota besar dan bahkan di luar negeri dengan titel Dokter dan Doctor yang semakin menimbukan Eforia yang tentu tidak disukai sang Kahalik.

Sungguh miris memang mendengar cerita ini. Tapi penulis yakin setiap bencana pasti ada penyebabnya. Terlepas secara ilmu pengetahuan manusia maupun secara ilmu agama. Mungkin yang Maha Kuasa pencipta langit dan bumi sedang marah dengan ulah dan tingkah manusia sehingga memberi peringatan kepada kita. Mari intropeksi diri supaya bencana seperti ini bisa kita hindari dengan meminta kasih sayang Tuhan dengan melakukan apa yang baik dan benar di mata-Nya.

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.