Home » » Ini Alasan Gareth Evans Tak Mau Bikin Film dengan Bujet Besar

Ini Alasan Gareth Evans Tak Mau Bikin Film dengan Bujet Besar



Jakarta - Untuk 'The Raid 2: Berandal' sutradara Gareth Evans menyediakan bujet tiga kali lipat lebih besar dari film pertama. Meski terbilang cukup besar untuk film produksi Indonesia (Rp 54 miliar), Gareth menyebutnya bujet menengah, dan ia tak ingin melompat lebih tinggi dari itu.

Ada alasan mendasar yang merupakan prinsip Gareth sebagai filmmaker. Dengan tiga film layar lebar yang bertema action, Gareth mengaku masih mencari jati diri.

"Middle range budget agar aku masih bisa punya kontrol. Kalau terlalu tinggi akan kehilangan itu karena akan ada komite yang mengatakan bagaimana film itu harus dibuat dan aku tidak tertarik dengan itu untuk saat ini," ucapnya dalam wawancara dengan HitFix.

Dalam wawancara lain bersama Collider, Gareth mengatakan bahwa alokasi biaya produksi sebagian besar digunakan untuk set lokasi. "Adegan kejar-kejaran mobil menghabiskan cukup banyak, adegan di restoran juga karena kami harus menyewa hampir semua ruangan di hotel," terangnya.

Waktu syuting yang lebih lama dari jadwal juga cukup menguras biaya produksi. Awalnya, sutradara asal Wales itu berencana syuting 90 hari untuk 'Berandal' namun untuk mengejar tingkat sempurna dalam tiap adegan, waktu syuting membengkak hingga 132 hari.

"Itu terlalu lama, tapi memang dilakukan untuk hal yang diperlukan," ujar sutradara yang mengawali film panjang berjudul 'Merantau'.

Misalnya, ketika adegan kejar-kejaran mobil, Gareth melakukannya dengan waktu dua kali lipat dari yang direncanakan. "Belum lagi agak kesulitan menutup jalan, karena bisa macet, jadi kami kehilangan 50 persen waktu syuting tiap hari (adegan itu)," tambah Gareth.

'The Raid 2: Berandal' dijadwalkan tayang berbarengan di bioskop AS dan Indonesia pada 28 Maret mendatang.


http://hot.detik.com/movie/read/2014...sar?h991101207

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.