Home » » Jokowi ternyata pecinta alam dan suka naik gunung

Jokowi ternyata pecinta alam dan suka naik gunung

Merdeka.com - Menghadiri reuni akbar
alumni Fakultas Kehutanan UGM, Sabtu
(26/10), Jokowi berjumpa dengan
sejumlah sahabatnya saat kuliah.
Kedatangan Jokowi tersebut disambut
hangat oleh sejumlah sahabatnya. Di
antaranya Sigit dan Hardanto, yang
merupakan teman akrab Jokowi sewaktu
kuliah. Menurut Sigit, Jokowi tidak
banyak berubah. Sejak dari kuliah
Jokowi hingga sekarang, tetap
sederhana, low profile dan baik.
"Dari dulu nggak berubah, seperti ini, cuma
waktu kuliah dulu aktif organisasi di Mapala,"
ujar Sigit.
Senada dengan Sigit, Hardanto yang juga
kawan akrab Jokowi mengatakan sosok
Jokowi tidak banyak perubahan. Salah satu
hal yang tidak berubah adalah kecintaan
Jokowi terhadap musik rock.
"Jokowi dulu itu terkenalnya pendiam, tapi
diam-diam gila dengan musik rock. Orangnya
juga lurus-lurus saja, nggak pernah yang
ekstrem," kenang Hardanto.
Pengalaman paling berkesan bagi Sigit dan
Hardanto saat bersama dengan Jokowi adalah
ketika liburan mereka bertiga melakukan
touring dengan sepeda motor ke sarangan.
Karena kondisi jalan yang licin, Hardanto dan
Jokowi yang berboncengan tergelincir dan
jatuh. Beruntung tidak adalah luka berat.
"Namanya anak muda waktu itu suka motor-
motoran, touring ke Sarangan dari
Tawangmangu, pas tikungan ngglundung sama
Jokowi ," kata Hardanto.
Selain Hardanto dan Sigit, Gunung seorang
teman Jokowi yang juga hadir dalam reuni
tersebut mengtakan Jokowi saat kuliah
terkenal rajin kuliah. Meski demikian Jokowi
juga pernah titip absen saat kuliah. "Rajin
kalau kuliah, tapi ya kadang juga pernah titip
absen," kata Gunung.
Jago naik gunung
Sebagai salah satu anggota Mapala sewaktu
kuliah di Fakultas Kehutanan UGM, Jokowi
pernah menaklukkan Gunung Kerinci pada
tahun 1983. Bagi Jokowi kenangan menaiki
Gunung Kerinci merupakan salah satu
kenangan yang selalu dia ingat. Pasalnya, saat
itu dari 16 pendaki yang ikut, Jokowi paling
lebih dulu mencapai puncak Kerinci.
"Badan saya waktu itu lebih kurus dari
sekarang, yang lain gede-gede badannya, tapi
saya yang nomor satu sampai di puncak,"
cerita Jokowi saat menghadiri reuni Fakultas
Kehutan UGM, Sabtu (26/10) di Fakultas
Kehutanan UGM.
Dia bercerita, saat itu dia dan keenam belas
rekannya yang tergabung dalam Mapala
Silfagama mengadakan pendakian ke kerinci.
Mereka naik bus ke Jakarta, lalu menyebrang
ke Sumatera, lalu lanjut lagi dengan bus yang
berbeda ke Padang lalu ke Kerinci.
"Perjalanan sekitar dua hari, nggak mandi,
kucel, waktu itu juga nggak punya duit jadi
naik bus putus-putus jadi lebih irit," ujar
Jokowi .
Meski demikian Jokowi senang karena akhirnya
dia berhasil mendaki gunung kerinci nomor
satu dibanding temannya yang lain.
Selain pengalaman ke kerinci, Jokowi juga
pernah terperosok ketika melakukan pendakian
di gunung Lawu.
"Pernah juga kepleset di Lawu, lupa tahun
berapa itu, serulah waktu masih muda," kata
Jokowi . Meski sudah tidak lagi muda, Jokowi
masih siap jika ditantang untuk naik gunung
lagi.
(mdk/war)

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.