Home » » NGOBROLIN KEUANGAN YUUUUKKKK....

NGOBROLIN KEUANGAN YUUUUKKKK....

Financial literacy

Financial literacy atau melek finansial artinya mampu membaca dan memahami laporan keuangan. Melek finansial ditandai dengan kemampuan untuk membedakan laporan keuangan yang dimiliki oleh orang kaya dengan laporan keuangan yang dimiliki oleh orang miskin dan kelas menengah.
Orang yang melek finansial minimal harus memahami 2 (dua) bentuk laporan keuangan, yakni arus kas (cashflow) dan aktiva (harta). Cashflow terdiri dari pemasukan dan pengeluaran, sedangkan harta terdiri dari asset dan liabilitas.
Pemasukan (Income) meliputi gaji, royalty, bunga dan semua penghasilan yang di dapat dengan menukarkan waktu anda secara langsung maupun tidak langsung. Pengeluaran (Expenses) meliputi semua biaya hidup anda dan keluarga anda, beserta semua cicilan asset anda (bergerak ataupun tidak bergerak).
Aset (Asset) adalah semua hal/tools yang menyebabkan pemasukan (income)cashflow anda. Aset ini bisa mencakup diri anda, orang terdekat yang ikut memikul beban keluarga, rumah/mobil yang disewakan, royalties dari barang ciptaan, deviden saham, bunga bank, dan sebagainya. Liabilitas (Liability) adalah semua kewajiban yang masih menjadi beban anda dan menyebabkan pengeluarancashflow anda. Harta kewajiban ini mencakup cicilan rumah, cicilan mobil, pembayaran iuran, dana pensiun tahunan, kewajiban biaya hidup keluarga, dan sebagainya.

Banyak orang didunia ini tidak evaluasi finansial mereka karena mereka hanya memikirkan gengsi, senang � senang dan tidak memikirkan saat di usia 30 � 60 tahun yang akan datang dengan biaya hidup yang lebih tinggi.

Sebelumnya saya sudah evaluasi dan merencanakan finansial saya pada saat saya umur 30 � 60 tahun, tetapi saya belum menemukan sebuah peluang bisnis yang saya ingin jalankan dan bisa menjamin finansial saya pada saat saya umur 60 nanti. Saya yakin dengan berjalanny waktu saya dapat menemukan peluang bisnis yang bisa menjamin finansial saya saat umur 60 tahun nanti. Sementara ini saya juga mengumpulkan modal untuk bisnis yang akan saya jalanin nanti, tetapi saya juga punya 3 komitmen yaitu: pertama, minimal di usia 30 saya harus mempunyai bisnis sendiri dan saya juga menerapkan didalam kehidupan saya sebagai karyawan dan bisnis, karena bisnis yang menjalankan adalah sistem sedangkan karyawan belajar dari sistem yang diterapkan diperusahaan tersebut sehingga saya bisa belajar dari sistem dimana saya bekerja dan saya terapkan di bisnis saya. Yang k 2, di usia 37 tahun saya memiliki rumah + mobil sendiri dengan catatan tidak kredit + cabang bisnis saya lebih banyak lagi dan sambil mencari lagi peluang � peluang bisnis yang lain karena jangan menaruh telor didalam satu lanjang. Komitmen k 3 saya yaitu, saya ingin pensiun dan menikmati hari tua di usia 55. Apabila ditengah jalan saya mengalami kegagalan saya akan menganggap itu pengalam saya supaya tidak jatuh kedua kalinya dilubang yang sama. Saya akan terus maju dan lebih semangat lagi karena kesuksesan semakin dekat.

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.