Home » » Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta Dipagari dengan Ilmu Gaib...

Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta Dipagari dengan Ilmu Gaib...

YOGYA (KRjogja.com) - Para pedagang di Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) Dongkelan mengaku memagari areal pasar dengan ilmu gaib. Hal itu dilakukam untuk mencegah aksi pencurian yang masih kembali terjadi meski para pedagang telah melakukan ronda malam bergiliran di pasar tersebut setiap hari.

"Kita sudah pagari pasar ini dengan ilmu. Selain itu tiap malam kita juga mengadakan wirid-an disini. Mudah-mudahan dengan ini tidak ada lagi pencuri," ujar ketua Paguyuban Pasty, Triyana, Minggu (02/01/2014) malam.

Dalam beberapa waktu terakhir sejumlah pedagang Pasty harus merugi puluhan juta akibat sejumlah aksi pencurian yang tercatat dua kali terjadi di Pasty dalam waktu dekat ini.

"Yang pertama pencuri berhasil menggondol 250 ekor burung kenari dan 50 ekor burung lovebird dari 2 pedagang dengan nilai kerugian mencapai Rp 1,2 milyar," katanya.

Pasca kejadian tersebut, para pedagang Pasty yang total berjumlah 460 pedagang lantas mengadakan ronda malam secara bergiliran untuk menjaga keamanan pasar.

Namun ironianya peristiwa serupa kembali terjadi. Kali ini 4 ekor burung kenari jenis Yokshire senilai Rp20 juta milik seorang pedagang kembali berhasil dicuri.

"Pencuri itu memanfaatkan kelengahan kita. Mereka melakukan aksi pada pagi hari. Pada saat itu pedagang sudah pulang. Karena ronda cuma sampai subuh. Sehingga tidak ketahuan," ujarnnya kesal.

Selain para pedagang, keamanan pasar seluas kurang lebih 20 hektar itu sebenarnya juga dijaga oleh petugas dari dinas ketertiban. Bahkan jumlah mereka pun ditambah dari 3 menjadi 5 personil.

"Namun mereka itu lebih pada bertugas mengamankan pasar sebagai aset daerah. Sedangkan dagangan itu menjadi tanggung jawab pedagang. Makanya kita bikin ronda, karena untuk tidur di pasar tidak diperbolehkan," katanya.

Sejak dibangun pada tahun 2010, aksi pencurian di pasar burung Pasty memang baru kali ini terjadi

WOOWW, AWAS KECANTOL PAGER

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.