Home » » Pemerintah Vietnam Bakal Bikin Bokek Perokok dan Peminum

Pemerintah Vietnam Bakal Bikin Bokek Perokok dan Peminum



Beleid anyar Pemerintah Vietnam untuk kenaikan pajak rokok dan minuman beralkohol bakal bikin bokek para perokok dan peminum. Lihat saja, peraturan yang terangkum dalam pajak konsumsi khusus (SCT) itu akan mematok kenaikan pajak rokok dan minuman beralkohol hingga 30 persen pada pertengahan 2015. "Pajak ini memang untuk mengurangi konsumsi rokok dan minuman beralkohol di Vietnam," kata pernyataan Kementerian Keuangan Vietnam dalam warta harian Vietnam News terbitan Selasa (11/2/2014).

Tak cuma itu, proposal kementerian tersebut juga sudah meningkatkan angka pajak rokok hingga 75 persen dari posisi saat ini, 65 persen. Nantinya, pajak rokok akan mengalami kenaikan berkala per tahun 10 persen sampai dengan awal 2018.

Lewat SCT, Kementerian Keuangan Vietnam sudah berhitung bakal mendapat dana segar tambahan dari pajak rokok mencapai 2,93 triliun dong atau setara dengan 138,8 juta dollar AS sampai dengan 2016. Lalu, pada 2018, duit dari SCT yang masuk ke kas pemerintah mencapai 7,7 triliun dong atau setara 365 juta dollar AS.

Lalu, hepeng alias uang dari SCT minuman beralkohol yang meliputi bir dan minuman berkadar alkohol lebih tinggi yang diperoleh Pemerintah Vietnam akan naik hingga 65 persen dari posisi awal, 50 persen. Itu berarti, Pemerintah Vietnam akan mendapat dana tambahan pajak sektor itu masing-masing 7,8 triliun dong (369,6 juta dollar AS) serta 389 miliar dong (18,4 juta dollar AS).

Tinggi

Data termutakhir menunjukkan kalau Vietnam menempati posisi ketiga di Asia untuk konsumsi bir di belakang China dan Jepang. Sampai dengan 2013, Vietnam menenggak 3 miliar liter bir atau setara 32 liter bir per kepala.

Ihwal perokok, Vietnam pun acap berada di posisi puncak. Tercatat ada 15 juta pria perokok di Vietnam. Mereka membuat jutaan warga lainnya, termasuk wanita dan anak-anak menjadi perokok pasif.

Rokok membunuh 40.000 orang pada 2008 di Negeri Paman Ho itu. Kementerian Keuangan dalam catatannya mengatakan pula kalau angka orang tewas lantaran dampak merokok bisa menyentuh 50.000 jiwa pada 2023.

Sudah sejak lama industri minuman beralkohol di Vietnam tumbuh pesat. Pada 2014 ini, Vietnam sudah memproduksi 4,7 miliar liter bir dan 540 juta liter minuman berkadar alkohol lebih tinggi.

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.