Home » » [Suara Nasabah] Menerima uang cacat dari Bank Muamalat

[Suara Nasabah] Menerima uang cacat dari Bank Muamalat

Jumat, 14 Februari 2014. Perusahaan saya melakukan penarikan dana untuk keperluan operasional dan pembayaran upah pekerja di Bank Muamalat Cabang Pondok Kopi. dikarenakan jumlah yang cukup besar ( kurang lebih160 juta ) bagian keuangan kami tidak memeriksa secara detail kondisi uang yang kami terima, hanya melihat dari mesin penghitung bank bahwa jumlah dalam ikatan itu benar. tanpa memerika kondisi kelayakan uang tersebut.

Setalah dikantor, diperiksa ternyata terdapat satu ikatan uang 10 juta rupiah dalam kondisi hampir 40% pinggiran terbakar dan hitam dibagian ujungnya.

Pihak kami langsung mengklarifikasi ke Bank Muamalat, dan ditolak dengan alasan itu bukan uang kami, kami hanya uang baru dengan nada judes dari tellernya.

Saya juga sudah memuat pengaduan ini ke Bank Mualamat, saya berharap Bank Muamalat yang menggemborkan sabagai bank islami yang baik, justru berbuat kurang baik dan tidak ramah.

terus terang saya cukup banyak berhubungan dengan bank-bank lain, biasanya sepelik apapun masalahnya, CS atau teller bank akan memberikan pelayanan yang ramah bukan judes dan mengacuhkan seperti ini.

mengenai masalah uang cacat, mengutip dari bagian keuangan saya : sekarang apakah anda mau digaji dengan kondisi uang seperti ini ? kepada teller muamalat yang hanya melengos dan acuh.

Terima kasih, mohon menjadi perhatian.

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.