Home » » Surat Terbuka Untuk PT Kereta Api Indonesia

Surat Terbuka Untuk PT Kereta Api Indonesia



Salam Sejahtera
Tidak mengurangi rasa hormat saya kepada PT KAI dengan datangnya surat terbuka ini, mudah-mudahan PT KAI dapat memberikan pelayanan lebih baik lagi. Ucapan terima kasih juga saya ucapkan kepada kaskus yang telah bersedia mempublikasikan surat terbuka ini.

Awal cerita ketika itu tepat tanggal 7 februari hari jumat sekitar jam 12.00 saya menelepon 021 121 melalui ponsel. Panggilan pertama saya tidak terjawab dan hanya mendengar bunyi beep. Saya mencoba lagi. Kali ini panggilan saya berhasil dan oleh mesin penjawab dihadapkan pada menu pemilihan bahasa seperti layaknya kita menelepon costumer service operator telepon seluler. Saya mengikuti menu ini sampai kemudian saya tersambungkan dengan seorang costumer service officer.

Setelah tersambung saya bertanya kereta apa saja yang akan berangkat hari ini dan kereta apa yang masih ada kursi kosong untuk saya tumpangi dari Jakarta ke Cirebon, akhirnya operator menyarankan untuk naik kereta BOGOWONTO tujuan Yogyakarta, naik dari stasiun pasar senen dan turun di stasiun perujakan Cirebon. Berangkat pukul 18.45 dari stasiun ps. senen

Karena posisi saya ada di Cikarang jadi saya bermaksud memesan tiket melalui telepon, namun operator menyarankan agar saya langsung saja ke stasiun pasar senen karena tempat duduk yang tersedia cukup banyak sekitar 108 kursi kosong, akhirnya saya pun menuju stasiun senen.

Setibanya di stasiun pasar senen sekitar pukul 17.30 saya pun bergegas menuju loket pembelian tiket kereta jarak jauh, namun sangat disayangkan ternyata loket TUTUP dan hanya bertanda kertas selembar yang menempel di loket bertuliskan TIKET HABIS SEMUA JURUSAN.

Alangkah kagetnya saya saat itu, kemudian saya menelepon kembali operator tepat pukul 17.45 dan jawaban operator pun masih sama kalau tiket masih tersedia 100 kursi, dan kursi sudah berkurang 8 buah. dan saya pun menjelaskan kalu loket tutup dan hanya bertuliskan "semua tiket habis" dan akhirnya operator menyarankan untuk membeli tiket di loket yang lain ya saat itu loket yang terbuka hanya loket komuter line (kereta lokal)

Kemudian saya ke loket tsb, namun jawaban sama yang saya terima dari petugas loket kalau tiket semua habis.. saya pun menelepon kembali operator alangkah kagetnya dengan jawaban operator kalau SEMUA TIKET HABIS UNTUK SEMUA JURUSAN padahal jarak telepon saya tidak sampai sepuluh menit tapi jawaban operator berbeda..

Dengan hati kecewa saya pun kembali ke cikarang pulang kerumah..

Poin pertama disini yang saya harapkan agar PT KAI khususnya operator tidak sembarangan mengatakan kalau tiket masih tersedia padahal tidak ada tiket sama sekali, dan kedua jarak saya kan lumayan jauh untuk sampai ke stasiun senen dari cikarang karena batas waktu minimum pemesanan tiket itu 4 jam sebelum keberangkatan, jadi saya pikir untuk membeli tiket lewat telepon takutnya kehabisan sampai di stasiun senen tapi operator malah menyarankan saya agar membeli langsung di loket stasiun senen ternyata yang saya takut itu benar adanya kalau tiket habis..

Jadi intinya kalau memang tiket habis ya jangan bilang masih ada kalau kenyataan di tempat stasiun berbeda dengan data di operator, mudah-mudahan kedepannya data operator sesuai dengan data di stasiun tersebut. terima kasih..

Cukup saya saja yang merasakan kerugian ini.

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.